Pasca meninggalnya ibu tercinta, Sayidah Fathimah az-Zahra as senantiasa bersama ayahnya. Dengan celotehnya, khas anak kecil, Fathimah as bertanya, "Ayah! Ibuku di mana?"
Mendengar pertanyaan itu, biasanya Nabi Muhammad Saw langsung terlihat sedih. Setiap kali Fathimah as menanyakan ibunya, hati penuh kasih sayang dan cinta seorang ayah ini seakan terluka. Beliau tidak tahu bagaimana harus menjawab putri kecilnya, sehingga putri kesayangannya ini puas dan dirinya sendiri tidak sedih.
Suatu hari, Fathimah as kembali bertanya kepada Nabi as, "Ayah! Di mana ibuku?"
Pada waktu itu Jibril mendatangi Nabi Saw dan berkata, "Tuhanmu berkehendak agar engkau menyampaikan salam kepada putrimu dan katakan kepadanya bahwa ibumu berada di surga. Ibumu berada di istana yang dibangun dari mutiara dan emas, sementara tiangnya terbuat dari yakut. Di sana ibumu ditemani oleh Asiyah (istri Firaun) dan Maryam (ibu Nabi Isa as)."
No comments:
Post a Comment